Mobil Berpenggerak 4 Roda Boros & Tak Bisa Ngebut, Benarkah?

Mobil Berpenggerak 4 Roda Boros & Tak Bisa Ngebut, Benarkah?

PEKANBARU - Penggunaan mobil berpenggerak empat roda (4WD) mulai marak di kalangan masyarakat Indonesia. Tidak hanya di daerah perkebunan dan pertambangan, kalangan masyarakat perkotaan pun mulai meminati mobil jenis ini.
Tidak hanya jenis jip, namun mobil sport utility vehicle (SUV), pikap berkabin ganda, bahkan sedan pun sudah menggunakan sistem 4WD. Hanya saja, ada beberapa hal yang disalahpahami oleh masyarakat bahkan pengguna mobil 4WD itu sendiri.
Director Indonesia Smart Drive, Momon S Maderoni, mengungkapkan, ada setidaknya empat hal salah kaparah masyarakat dalam memahami mobil 4WD.
"Anggapan bahwa (seting berkendara) 4WD itu hanya bisa untuk posisi gigi 1 dan 2 itu salah. Dari sini juga timbul bahwa mobil 4WD tidak bisa mengebut," terang Momon di sela Mitsubishi Triton Coaching Clinic 4WD Safety Driving yang digelar PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors di Pekanbaru, Riau, Kamis 13 Agustus 2015.
Ia melanjutkan, salah kaprah berikutnya adalah bahwa mobil 4WD selalu boros bahan bakar. Hal ini juga dialami oleh pengguna mobil itu sendiri.
"Mereka bilang boros memang karena menggunakannya di RPM tinggi. Padalahl enggak selalu harus begitu. Saat sistem 4WD bekerja, maka mobil bisa saja bergerak tanpa menekan gas berlebihan," tambah pria yang berpengalaman mengisi coaching clinic smart driving di perusahaan-perusahaan perkebunan dan pertambangan itu.
Selanjutnya, kata dia, faktor gengsi. Rute jalan yang seharusnya membutuhkan seting pengendaraan 4WD, namun malah tidak digunakan.
"Terkadang orang mengatakan 'Wah saya sih enggak usah pakai 4WD, mobil ini bisa kok', tapi jika rute yang dilalui berat (offroad) atau untuk perkotaan jalannya licin karena hujan, maka penggunaan seting 4WD penting," ungkapnya.
Berikutnya, menyeting 4WD saat kendaraan sudah masuk lubang. Posisi 4WD, baik itu di posisi 4L (low) atau 4H (high), dilakukan sebelum memasuki rute offroad.
"Mereka memakai setelah kejeblos, seharusnya itu sebelum. Tahu medan jalan yang akan dilewati rusak atau berlubang, sebelum melewatinya tuas 4WD, dalam hal ini mengubah ke posisi 4L, sudah dilakukan sebelumnya," pungkas dia.
Sumber: http://news.okezone.com/read/2015/08/13/15/1195942/mobil-berpenggerak-4-roda-boros-tak-bisa-ngebut-benarkah

SINERGI MITSUBISHI MOTORS DAN PT PLN (PERSERO) SEDIAKAN FASILITAS HOME CHARGING MOBIL LISTRIK

SINERGI MITSUBISHI MOTORS DAN PT PLN (PERSERO) SEDIAKAN FASILITAS HOME CHARGING MOBIL LISTRIK

Mitsubishi Motors kembali menunjukkan keseriusannya dalam hal peralihan era mobilitas yang lebih ramah lingkungan di Indonesia. Setelah meresmikan solar panel di Sumba Daya Barat Bersama Kyodenco. ...

Read More

KENALI BAHAYA BLIND SPOT SAAT BERKENDARA

KENALI BAHAYA BLIND SPOT SAAT BERKENDARA

Sebagai pengendara mobil, tentunya Anda pernah mendengar istilah Blind Spot bukan? Nah, sebenarnya apa itu yang dimaksud dengan Blind Spot, yaitu area yang berada di luar jangkauan pengem...

Read More

YUK KENALI LIMA JENIS SIM YANG BEREDAR DI INDONESIA, APA SAJA?

YUK KENALI LIMA JENIS SIM YANG BEREDAR DI INDONESIA, APA SAJA?

Salah satu syarat untuk dianggap layak dalam mengendarai kendaraan bermotor di Indonesia yakni dengan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). SIM memiliki beberapa fungsi dan peruntukannya, yang kadan...

Read More

Newsletter

Dapatkan update terbaru mengenai informasi produk dan promosi langsung di email anda.

KEMUDAHAN AKSES PRODUK DAN LAYANAN MITSUBISHI MOTORS & MITSUBISHI FUSO DALAM GENGGAMAN ANDA

Logo Sardana Mobile App

SARDANA MOBILE

Logo My Mitsubishi App

MY MITSUBISHI MOTORS ID

Logo My Mitsubishi App

RUNNER TELEMATICS

© 2019 Sardana IndahBerlian Motor. All rights reserved