MENGENAL UNDERSTEER ATAU OVERSTEER DAN PERAN STABILITY CONTROL

MENGENAL UNDERSTEER ATAU OVERSTEER DAN PERAN STABILITY CONTROL

Jika Anda kerap melewati jalanan yang berliku dan licin karena genangan air hujan pasti sesekali Anda pernah mengalami yang namanya oversteer atau understeer. Mungkin bagi Anda yang awam dengan istilah itu hanya berpikir jika mobil mengalami selip sehingga hilang kendali dan berakibat mobil keluar jalur. Tapi di dunia otomotif, istilah mobil selip itu dikenal dengan sebutan oversteer dan understeer

Baik understeer atau oversteer biasanya terjadi saat Anda sedang melaju dalam keadaan kencang dan tiba-tiba harus berbelok di tikungan. Dalam situasi semacam ini, ketika kendaraan akan menikung, arah belokan yang dibutuhkan tidak sesuai yang kemudian menyebabkan pengemudi hilang kendali. Meskipun kemudi sudah dibelokkan mobil masih terasa terdorong keluar tikungan. Lebih mudahnya bayangkan mobil tidak ingin dibelokkan, meski kemudi sudah diputar penuh tapi masih melesat lurus hingga keluar jalur. Inilah yang dinamakan understeer.

Kalau oversteer itu seperti kebalikan dari understeer. Di mana kondisi ban belakang yang kehilangan traksinya saat dibelokkan dalam kecepatan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan ban belakang seolah selip. Akibatnya, mobil terlalu berbelok dan membuat mobil melintir hingga keluar dari lintasan beloknya. Tak hanya itu, oversteer juga bisa terjadi ketika pengereman dilakukan saat menikung.

Lalu apa hubungannya dengan stability control? Nah buat pengguna mobil Mitsubishi Motors terutama mobil MPV atau SUV seperti Xpander dan Pajero Sport sebenarnya tidak perlu khawatir. Karena kedua produk Mitsubishi Motors ini sudah dilengkapi dengan peranti stability control atau lebih dikenal dengan Active Stability Control (ASC).

ASC ini berfungsi untuk menjaga stabilitas mobil ketika menikung dan bermanuver. Selain itu juga menjaga kendaraan agar tidak oversteer maupun understeer dan dapat digerakan sesuai dengan kemauan pengemudi.

Begitu juga dengan pengendalian ketika menikung. ASC akan membaca adanya gejala oversteer maupun understeer dan berusaha untuk mengembalikan mobil ke posisi yang seharusnya sesuai dengan perintah setir pengemudi.

Fitur ASC ini juga masih didukung oleh fitur lain seperti Anti-lock Brake System (ABS) yang dipadu dengan Electronic Brake Distribution (EBD), plus Brake Assist (BA). Hasilnya membuat daya cengkeram ban tetap optimal di beragam kondisi jalan sehingga kontrol kendali pada mobil Mitsubishi Motors kesayangan Anda tetap terjaga.

KAMPANYE PERBAIKAN MITSUBISHI TRITON DI INDONESIA

KAMPANYE PERBAIKAN MITSUBISHI TRITON DI INDONESIA

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) di Indonesia, mengumumkan program...

Read More

SINERGI MITSUBISHI MOTORS DAN PT PLN (PERSERO) SEDIAKAN FASILITAS HOME CHARGING MOBIL LISTRIK

SINERGI MITSUBISHI MOTORS DAN PT PLN (PERSERO) SEDIAKAN FASILITAS HOME CHARGING MOBIL LISTRIK

Mitsubishi Motors kembali menunjukkan keseriusannya dalam hal peralihan era mobilitas yang lebih ramah lingkungan di Indonesia. Setelah meresmikan solar panel di Sumba Daya Barat Bersama Kyodenco. ...

Read More

KENALI BAHAYA BLIND SPOT SAAT BERKENDARA

KENALI BAHAYA BLIND SPOT SAAT BERKENDARA

Sebagai pengendara mobil, tentunya Anda pernah mendengar istilah Blind Spot bukan? Nah, sebenarnya apa itu yang dimaksud dengan Blind Spot, yaitu area yang berada di luar jangkauan pengem...

Read More

Newsletter

Dapatkan update terbaru mengenai informasi produk dan promosi langsung di email anda.

KEMUDAHAN AKSES PRODUK DAN LAYANAN MITSUBISHI MOTORS & MITSUBISHI FUSO DALAM GENGGAMAN ANDA

Logo Sardana Mobile App

SARDANA MOBILE

Logo My Mitsubishi App

MY MITSUBISHI MOTORS ID

Logo My Mitsubishi App

RUNNER TELEMATICS

© 2019 Sardana IndahBerlian Motor. All rights reserved